Seuramoe » Kegiatan » Bakti Kreasi Generasi Damai untuk Sabang

Bakti Kreasi Generasi Damai untuk Sabang

8 January 2012 » Oleh

Sekelompok pemuda Aceh, yang terdiri dari Forum Pemuda Peduli Perdamaian, Mahasiswa Peduli Keadilan, Forbes Aceh Besar untuk Bencana, SSHS Sabang, Pramuka Sabang, APG Sabang, Gram audio family, Funky Naughty, Audio Beatbox family, Management Joe Thunder, Sanggar Cueks, Lingkaran, Ragam, Cempala, Samania Saman, IPSPI, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Minang, Forum Mahasiswa Sumatera Utara, Komunitas Mahasiswa Malaysia dan Generasi muda Tionghoa bekerja sama dengan Saree School mengadakan acara Bakti Kreasi Generasi Damai untuk Sabang, pada tanggal 6 -7 Januari 2012 di Kota Sabang.

Kelompok yang dinamai dengan “Generasi Damai” ini mengadakan beberapa kegiatan, diantaranya diskusi damai, bakti social dan penanaman pohon pada daerah yang terkena musibah banjir, yaitu I Mele dan Gampong Aneuk Laot.

Selain itu mereka juga melakukan konvoi menuju kilometer nol (KM. 0) untuk pembacaan ikrar damai. Dalam perjalanan konvoi damai yang dilakukan oleh 120 peserta ini, menampilkan atraksi mengendarai sepeda motor dengan menutup mata, yang dilakukan oleh salah seorang peserta yang bersal dari komunitas Management Joe Thunder.

Ketua Panitia kegiatan Yopie Mundhiri, Jum’at (6/1) mengungkapkan, semoga dari KM.0 ini pesan damai mampu dibawa oleh angin menuju kemana ia pantas menuju bak lantunan lagu dari sabang sampai merauke.

Acara yang berlangsung selama 2 hari ini, di tutup dengan acara Malam amal dan Pentas seni Generasi Damai, yang dihadiri oleh Bapak Wakil Walikota Sabang, Islamuddin dan beberapa pejabat dari unsure Muspida Kota Sabang.

Dalam sambutannya Bapak Wakil Walikota Sabang mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Generasi Damai yang telah memilih daerahnya untuk melaksanakan kegiatan, dan ia juga berharap bahwa kegiatan-kegiatan seperti harus sering dilakukan, karena saat ini masyarakt lebih membutuhkan karya nyata daripada himbauan-himbauan semata.

“Saree School akan selalu mendukung setiap upaya-upaya generasi muda dalam mengisi dan mempertahankan perdamaian yang ada di Aceh. Dan Sabang merupakan salah satu  daerah yang relative paling damai dan aman ditengah keberagaman masyarakatnya, yang mampu menjaga perdamian sehingga dapat dijadikan sebagai daerah model percontohan bagi daerah lain di Aceh”, kata Amru, yang mewakili Direktur Saree School pada acara tersebut.