Aceh Besar, merupakan salah satu kabupaten yang mempunyai luas daerah yang besar, salah satunya adalah Kecamatan Lembah Seulawah yang terdiri dari 12 gampong, yang memiliki potensi atau sumber daya alam yang berbeda-beda di setiap daerahnya, diantaranya : pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan.
Besarnya potensi daerah yang ada, selama ini belum terkelola secara baik dan bijak, salah satu penyebabnya adalah akibat besarnya luas suatu daerah, yang selama ini belum jelas tapal batasnya. Ketidak jelasan ini seringkali menimbulkan konflik antar warga dalam mengelola sumber daya alam, yang dapat menghambat percepatan pembangunan.
Mengingat pentingnya mengetahui tapal batas suatu daerah, maka Saree School bekerjsama dengan Yayasan Rumpun Bambu Indonesia (YRBI) mengadakan pelatihan pemetaan gampong. Pelatihan yang mengangkat tema ”mendorong percepatan penyelesaian konflik batas dan pencapaian kesejahteraan warga gampong, melalui pemetaan gampong secara partisipatif” ini diikuti oleh 17 peserta, yang terdiri dari perwakilan mukim, keuchik, tuha peut, tokoh pemuda dan tokoh perempuan yang berasal dari kemukiman Saree, yang terdiri atas 3 gampong .
Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 26 – 28 Mei 2010 ini, diharapkan mampu mempercepat proses penyelesaian tapal batas antar gampong di kawasan Seulawah secara partisipatif dan damai sehingga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.











